Kajian Rutin kemarin sangat lancar dan sukses. Pemateri Sdr. Joko Widodo dan dipandu oleh Sdri. Defi Ari Susanti, kader 2007. Metode yang dipakai dengan sistem Diskusi dan tidak hanya tanya jawab saja. Jumlah peserta juga sangat banyak, tidak saja kader saja melainkan mahasiswa FP UB.
Materi yang disampaikan bertema "Strategi Jitu Sukses Akademis dan Organisasi". Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di bawah ini.
Strategi Jitu Sukses Akademis dan Organisasi1)
Joko Widodo2)
Menjadi mahasiswa merupakan sebuah anugerah, apalagi menjadi mahasiswa di republik ini. Mahasiswa tergolong kelompok minoritas dan elite. Mayoritas lulusan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) tak mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN), bahkan ke PT swasta (PTS) kecil dan murah sekalipun.
Status kita saat ini adalah mahasiswa, secara social – psikologis tentulah sangat bergengsi. Akan tetapi janganlah berlama-lama menikmati kebanggaan ini. Status kelompok elite ini tak perlu pula disombongkan. Ketika kita berada di atmosfir kampus yang kita alami saat ini, kita pasti tahu, masih sangat banyak lulusan SLTA yang mampu memasuki PT dalam/luar negeri yang jauh lebih bagus dan bergengsi daripada kita. Kita berada dalam sebuah arena pertarungan yang pasti sangat sengit, seru, asyik, dan melelahkan.
Nah, agar kita bisa meraih hasil yang optimal dan lulus tepat waktu serta punya keunggulan disemua bidang, perlu strategi jitu yang ampuh untuk mewujudkannya, diantaranya ialah :
Pertama, harus memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Konsekuensinya, harus selalu rajin bertanya, baik melontarkan pertanyaan-pertanyaan informatif maupun pertanyaan-pertanyaan kritis dan skeptis. Selama ini sangat banyak mahasiswa yang suka mencari-cari alasan, tak membaca karena harga buku mahal. Padahal, di perpustakaan – perpustakaan komisariat, jurusan, fakultas, universitas, kampus-kampus lain, dan di perpustakaan umumpun sangat banyak. Selanjutnya untuk memperkaya kosa kata dan pengetahuan umum, kita harus rajin membuka berbagai kamus umum dan khusus serta ensiklopedia. Harus tekun mengikuti perkembangan daerah, nasional, dan internasional dari berbagai media massa.
Kedua, harus mampu menentukan skala prioritas kegiatan sehari-hari. Prioritas pertama dan terutama pastilah kegiatan akademik, yakni kuliah, berdiskusi (formal dan informal), mengerjakan tugas-tugas, membaca serta mencari bahan-bahan rujukan dari sumber-sumber lain
Biasakan menyelesaikan tugas kuliah sebelum tenggat waktu tiba. Kerjakanlah apa yang dapat dikerjakan sekarang, sebab nanti kita tak tahu apa yang terjadi. Jangan pernah mengeluh terhadap tugas-tugas yang diberikan tiap dosen tiap minggu. Ini konsekuensi logis pilihan kita sendiri.
Prioritas kedua tentulah aktif berorganisasi. Pengalaman berorganisasi selama kuliah sangatlah besar manfaatnya kelak, terutama ketika kita sudah bekerja. Karena bekal yang kita peroleh ketika berorganisasi menjadi sebuah alat serta senjata yang mutlak kita butuhkan.
Ketiga, harus idealis (bercita-cita tinggi) dan berperilaku baik. Harus dibiasakan hidup dengan sportif, jujur, disiplin, berani, sopan, rendah hati, ramah kepada siapapun, dan bersikap kritis. Harus berani berkata jujur kepada siapapun. Sebagai insan akademik, perlu dibiasakan penerapan komunikasi konteks tinggi (bicara terus terang, langsung ke tujuan). Harus disiplin, baik yang menyangkut manajemen waktu dan kegiatan, mampu berbahasa nasional, internasional, dan daerah dengan baik, dan benar, menjaga kesehatan jasmani, rohani, emosi, dan sosial.
Keempat, harus peka terhadap lingkungan, mulai dari lingkungan terdekat dan terkecil hingga lingkungan terjauh dan terbesar. Harus tanggap terhadap lingkungan alam dan sosial. Contoh kecilnya, selalu menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan. Juga harus tanggap terhadap situasi dan perkembangan negara kita.
Kelima, harus rajin dan jangan pernah sungkan berkomunikasi dengan dosen-dosen di fakultas/jurusan/PS (don’t be afraid to make a mistake). Oleh karena jumlah mahasiswa terlalu banyak, komunikasi dan pendidikan berlangsung massal. Jadi, kita harus rajin berdiskusi informal dengan para dosen/asisten di luar jam kuliah. Berakrab dengan para dosen sama sekali bukan dalam rangka menjilat. Agar dosen mau menerima dengan senang hati, maka kita haruslah selalu tampil dan berpakaian rapi dan bersih, dan beretiket (bersopan santun). Ini termasuk komunikasi nonverbal. Penampilan, dandanan dan pakaian yang kita kenakan tergolong pesan nonverbal. Kesan pertama orang lain terhadap kita pastilah ditentukan oleh penampilan fisik (luar), terutama dandanan, busana, cara berpakaian, dan gerak tubuh. Sebelum menjadi pembicara yang baik, Anda terlebih dahulu harus menjadi pendengar yang baik (cepat menyimak dan perseptif).
Keenam, Biasakanlah berpikir positif terhadap siapapun dan apapun. Jadikanlah selalu tiap pengalaman sebagai guru terbaik, baik pangalaman baik (sukses) maupun pengalaman buruk (gagal), baik pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain.
Ketujuh, perlu belajar wirausaha, baik teori maupun praktiknya (banyak sekali peluang di PT). Jangan pernah menjadikan kemiskinan sebagai alasan untuk tidak kuliah atau tidak jadi sarjana.
1). Disampaikan pada Kajian Rutin HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian UB tanggal 24 Pebruari 2009 di Hall Room Komperta UB
2). - Ketua Umum HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian UB periode 1429 – 1430 H / 2008 – 2009 M
- Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa FP UB Periode 2007 - 2008
- Mahasiswa Berprestasi 2007
Selasa, 24 Februari 2009
Minggu, 22 Februari 2009
kohati refresh day......
barusan para kohati(ad kohawan juga ding........hehe) pd semgat bwt kom.cantik......
bisa diliat deh mulai dr suasanax mpe rak perpusx........
buku2 ud rapi lho....mg kader makin cmgt k kom.smg refresh dayx brmnfaat.amin.......
YAKUZA!!!!!!
bisa diliat deh mulai dr suasanax mpe rak perpusx........
buku2 ud rapi lho....mg kader makin cmgt k kom.smg refresh dayx brmnfaat.amin.......
YAKUZA!!!!!!
kajian perdana di kepengrusan HMI th.2008-2009
Kajian rutin HMI KOMPERTA UB Malang Tahun 2008-2009
Tanggal : 17 Februari 2009
Oleh : Kakanda Sukirno
Tema : Managemen Organisasi
Moderatur : Akhyari Fikri
Ringkasan Materi :
Organisasi memiliki 2 pengertian yaitu secara statis dan dinamis. Secara statis yaitu wadah kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan secara dinamis adalah sebuah system atau kegiatan sekelompok orang untuk mrncapai tujuan tertentu.
Dalam organisasi suatu kegiatan harus memiliki planning, organizing, actualling dan controlling. Planning berhubungan dengan fungsi managemen yang berkaitan dengan pemiloihan alternative pencapaian tujuan, pelaksanaan kebijakan, prosedur dan program organisasi (Harold Koonty dan Cyril O’Donnel). Planning/perencanaan harus harus dipersiapkan secara sistematis dan terarah. Organizing secara baik melalui suatu komando bijak dengan diikuti semua anggota yang ada. Hal ini akan menghasilkan jalinan koordinasi yang lancer antar anggota. Kebijakan organisasi juga harus disikapi sebagai keputusan bersama untuk kepentingan organisasi. Actualling merupakan merupakan gerakan yang dilaksanakan sebagai implementasi program kerja yang direncanakan. Selanjutnya harus ada controlling sebagai pengawasan terhadap kinerja organisasi.
Semua itu dapat diwujudkan jika tiap anggota memiliki jiwa militansi terhadap organisasi. Maka anggota nya harus bias menciptakan keharmonisan dalam kinerjanya melalui tingkatan perioritas utama pada organoisasi daripada kepentingan pribadi.
Semoga dalam berorganisasi dan beraktualisasi di HMI, kita bias senantiasa berproses dengan baik, secara perlahan namun pasti, nama HMI kita harumkan bersama lewat kualitas keislaman kader, militansi terhadap HMI dan keintelektualan secara moral maupun secara ilmu. Amiiiiiiiiiin!!!!!!!!!
ISLAM IS MY WAY and JOIN HMI BE DIFFERENT
YAKIN USAHA SAMPAI
(BID.PA)
Tanggal : 17 Februari 2009
Oleh : Kakanda Sukirno
Tema : Managemen Organisasi
Moderatur : Akhyari Fikri
Ringkasan Materi :
Organisasi memiliki 2 pengertian yaitu secara statis dan dinamis. Secara statis yaitu wadah kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan secara dinamis adalah sebuah system atau kegiatan sekelompok orang untuk mrncapai tujuan tertentu.
Dalam organisasi suatu kegiatan harus memiliki planning, organizing, actualling dan controlling. Planning berhubungan dengan fungsi managemen yang berkaitan dengan pemiloihan alternative pencapaian tujuan, pelaksanaan kebijakan, prosedur dan program organisasi (Harold Koonty dan Cyril O’Donnel). Planning/perencanaan harus harus dipersiapkan secara sistematis dan terarah. Organizing secara baik melalui suatu komando bijak dengan diikuti semua anggota yang ada. Hal ini akan menghasilkan jalinan koordinasi yang lancer antar anggota. Kebijakan organisasi juga harus disikapi sebagai keputusan bersama untuk kepentingan organisasi. Actualling merupakan merupakan gerakan yang dilaksanakan sebagai implementasi program kerja yang direncanakan. Selanjutnya harus ada controlling sebagai pengawasan terhadap kinerja organisasi.
Semua itu dapat diwujudkan jika tiap anggota memiliki jiwa militansi terhadap organisasi. Maka anggota nya harus bias menciptakan keharmonisan dalam kinerjanya melalui tingkatan perioritas utama pada organoisasi daripada kepentingan pribadi.
Semoga dalam berorganisasi dan beraktualisasi di HMI, kita bias senantiasa berproses dengan baik, secara perlahan namun pasti, nama HMI kita harumkan bersama lewat kualitas keislaman kader, militansi terhadap HMI dan keintelektualan secara moral maupun secara ilmu. Amiiiiiiiiiin!!!!!!!!!
ISLAM IS MY WAY and JOIN HMI BE DIFFERENT
YAKIN USAHA SAMPAI
(BID.PA)
Sabtu, 21 Februari 2009
Bedah Komisariat
Kemarin kami melakukan bedah komisariat. Meskipun yang hadir cuma kohawan, namun semua bisa bersih dan tampak lebih rapi. Dari nyapu, ngepel, ngelap, nyuci karpet di jalan dsb. Terdiri dari 3 lini, yaitu belakang bagian bersih2 dapur, piring dan seterusnya. Lini tengah bertugas merapikan dan membersihkan hall room. Sedang lini depan mengurusi keasrian depan supaya tampak indah dari depan.
Rencana akan dilanjutkan hari ini dan pastinya akan ada tambahan personil.
Rencana akan dilanjutkan hari ini dan pastinya akan ada tambahan personil.
Selasa, 17 Februari 2009
Kajian Manajemen Organisasi
Kemarin di komisariat HMI Cabang Malang Komisariat Pertanian Universitas Brawijaya telah dilaksanakan kajian tentang Manajemen Organisasi. Kakanda Sukirno, SP sebagai pemateri dengan membawa hand out untuk salah satu media kajian kemarin. Dihadiri oleh pengurus dan kader. Alhamdulilah bisa berjalan dengan lancar dan hanya telat 10 menit dari jadwal yang di rencanakan. Ahyari, kader 2007 bertindak sebagai moderatornya, dan dengan apik dia membawa diskusi/kajian kemarin. Semoga hal ini menjadi awal dari perbaikan HMI Komperta menjadi lebih baik lagi.
Sabtu, 14 Februari 2009
Tamu dari Alumni
Windarto (Pasuruan)
Windarto (kader 2000) datang ke komisariat. Tidur di lantai tanpa kasur dan bantal, hanya ada guling yang digunakan bersama dengan KPK. Satu malam di komisariat, malam berikutnya ke Sengkaling. Banyak diskusi yang dilakukan dengan kader bahkan sampai ngopi di MT. Haryono. Bagaimana seharusnya yang dilakukan pengurus demi perkaderan di HMI.Pengurus dan kader akan sangat senang bila senior datang dan menularkan ilmu yang diperolehnya.
Mas Bayu dan Mbak Ade
Bertepatan tanggal 14 Pebruari, mbak Ade mengulang hari lahirnya. Dia datang ke komisariat dengan Mas Bayu, sang suami. Sambil membawa kue yang dimakan bersama, banyak diskusi dan sharingnya juga. Apalagi mas Bayu yang dulu sebagai Sekum dan Litbang juga. Banyak masukan yang diberikan kepada para pengurus.
Rabu, 11 Februari 2009
Rapat pengurus
Rapat pengurus dilaksanakan pada hari Rabu, pukul 16.oo di Hall Room Komperta UB. Tepat pukul 16.oo, rapat bisa dimulai, walaupun yang hadir tidak bisa 100%. Hal ini sudah diprediksikan karena yang tidak hadir memang sudah minta ijin untk tidak hadir pada rapat kemarin. Alasan yag iberikan bermacam - macam dan memang tidak dibuat - buat. Ada yang pulang ke rumah karena ada haulny mbahnya, ada yag KKP, ada yang ngurus beasiswa, sosialisasi dll. Namun mau tidak mau, rapat harus tetap diadakan bagaimanapun kondisinya. Alhamdulillah banyak yang dihasilkan, diantaranya tentan Musyawarah Kohati Komisariat, pemfikan agenda kerja dan rencana tindak lanjut lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)